Follow Us Now On Twitter

Monday, January 23, 2012

Agnes Monica Tampil di Brazil

11:30:00 AM

Entah apa yang ada di pikiran Agnes Monica, tapi dapat dipastikan, saat ini dia merasa sangat senang telah sukses tampil di Sao Paulo, Brazil.


Agnes Monica memang memiliki impian untuk segera “go international”. Setelah sebelumnya tampil di American Music Awards, sepertinya impian tersebut segera menjadi kenyataan. Penampilan pelantun “Paralyzed” ini mendapat sambutan yang hangat dari para penggemarnya di negeri samba.

Lihat sambutan penonton untuk Agnes Monica saat di Sao Paulo berikut ini.
Source

Sunday, January 22, 2012

Sajian Wajib di Tahun Baru Imlek

6:00:00 PM

Tak terasa lebaran imlek sudah di depan mata, saatnya kita menyiapkan sajian dan parcel imlek, sajian imlek ini merupakan tradisi dari nenek moyang. Isinya berupa makanan sebagai ucapan tradisi dan permohonan rejeki yang dipercaya membawa keberuntungan. Apa saja sajian imlek yang biasa disajikan tersebut, inilah dia:

1. Luohan zhai
Luohan zhai adalah hidangan vegetarian yang biasanya merangkumi 18 bahan, sering disaji pada hari pertama Tahun Baru. Sejenis lumut berbentuk rambut manusia, disebut "fat choy" dalam bahasa Kantonis sering menjadi ciri-ciri utama hidangan Buddha dan sajian lain, kerana namanya sama bunyinya dengan "kemakmuran". Suku kaum Hakka biasanya menyaji kiu nyuk dan yong tau fu.

2. Ikan
Ramuan yang penting sepanjang sambutan tahun baru. Sebutan perkataan Cina bagi ikan serupa dengan "lebihan". Ramuan utama bagi yee sang.

3. Yee sang
Ikan Salmon yang dilambung cebisan ramuannya apabila disambung untuk menyambut tuah.

4.Ladu jiaozi
Ladu ini dimakan di China utara karena bentuknya serupa dengan tongkol emas Cina kuno, seolah-olah berisi tuah.

5. Limau mandarin
Limau ini merupakan buah-buahan paling kerap ditemui semasa perayaan tahun baru. Fungsi buah limau mandarin bagi masyarakat Cina ialah untuk dipuja di Tokong dan daunnya untuk buang sial, buah limau mandarin pula melambangkan kesejahteraan dan kemewahan.

6. Kuih bakul
Kuih ini paling laris didapati di China timur (Jiangsu, Zhejiang dan Shanghai) karena namanya mempunyai arti yang sama dengan "kian tahun kian tinggi".

7. Mie
Mie dihidangkan tanpa dipotong, melambangkan panjang hayat.

8. Gula-gula
Gula-gula dan buah-buahan kering disimpan dalam kotak gula-gula Cina berwarna merah atau hitam.

9. Tikoy
Puding yang dibuat dari tepung pulut, kanji gandum, garam, air, dan gula. Warna gula yang digunakan menentukan warna puding ini (putih atau terang). Source

Jas Populer Karena Konflik Inggris-Prancis

1:30:00 PM

Mungkin tidak terlalu salah bila jas disebut sebagai pakaian paling populer sedunia, riwayat sepotong jas itu sendiri sungguh berliku. Sehingga Anne Hollander dalam buku Sex and Suits menuliskan, kombinasi jas dan celana panjang yang membalut tubuh pria sungguh terlihat sempurna dan jas bisa bertahan lama karena memiliki daya tarik erotik yang kuat.

Konon, jas (tuxedo) mulai muncul di tahun 1860 ketika Henry Poole & Co. membuat setelan khusus - short smoking jacket - bagi Pangeran Inggris, Edward VII untuk dikenakan pada acara makan malam.

Enam tahun kemudian, saat sang pangeran diundang oleh jutawan Amerika James Potter, ia pun langsung merekomendasikan pada James Potter agar memesan pakaian yang sama ke Henry Poole untuk acara makan malam.

James kemudian mengenakan setelan tersebut ke country klub paling top di New York, Tuxedo Park Club. Secara cepat, pakaian jenis baru ini menarik minat anggota lain dan kepopulerannya terus menanjak.

Info tambahan: Orang Amerika menyebutnya tuxedo, sementara di negara asal, Inggris awalnya disebut dinner jacket atau smoking jacket.

Sebelum kemunculan tuxedo, kalangan seniman, bohemian sering mengenakan setelan tiga rangkap yang terdiri dari jas lounging dengan tali pengikat di pinggang, dipadu rompi serasi dan celana panjang.

Demikian juga dengan bangsa Turki yang sudah memakai mantel serupa jas sebelum abad ke-18. Kemudian, bangsa Inggris merekayasa mantel Turki dengan memotongnya lebih pendek jadi jaket sepinggang yang disebut waistcoat.

Foto: Turkish Ottomen Vest

Penjahit istana memperkaya pakaian itu dengan sulaman dari benang emas dan perak, begitu juga hiasan dekoratif di celana. Tak jarang, setelan jas dijahit dari bahan mewah beludru yang membuat reputasi bangsawan Inggris semakin berkilau.

Foto: Waistcoast

Hal tersebut membuat Raja Louis XIV berang. Sebagai pencinta penampilan, ia tak suka mendengar kejayaan Inggris Raya. Sang raja pun memasang taktik untuk merendahkan pakaian bangsawan Inggris dan para penjahitnya. Jas pendek gaya aristokrat Inggris, justru digunakan Prancis untuk seragam tentara infantri. Bahkan pelayan rumah tangga istana diharuskan mengenakan jas pendek itu.

Tanpa diduga, jas pendek Inggris justru semakin populer dan tren di Prancis. Pakaian yang awalnya dibenci malah diminati seluruh daratan Eropa.

Tak ayal, Raja Louis pun mengenakannya hingga masa pemerintahannya berakhir. Lalu, Prancis pun menyempurnakan jas asal Inggris itu dengan dekorasi sulaman yang kaya motif, corak dan mewah yang gemerlap. Kemudian mengklaim jas pendek itu sebagai hasil temuannya.

Jadi, siapa sangka gara-gara perseteruan Prancis dan Inggris malah membuat jas dikenal banyak orang dan semakin populer. Source

Tags

Labels

Blog Archive

Archives